Akibat perbedaan pendapat tersebut, golongan muda akhirnya membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh janji-janji yang diberikan Jepang.
Setelah golongan muda berhasil meyakinkan Soekarno dan Hatta, mereka pun kembali ke Jakarta dan menuju rumah Laksamana Tadashi Maeda untuk merumuskan teks proklamasi.