Gegicak merupakan sajian tradisional yang menggunakan tepung ketan putih sebagai bahan utamanya. Walaupun sekilas nampak seperti klepon, tetapi ada beberapa perbedaan, gegicak tidak direbus melainkan dikukus dan gula merah yang biasanya menjadi isi dari klepon, untuk gegicak gula merah disiramkan sebagai sausnya.
Bahan-Bahan
- 200 g tepung ketan putih
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt air kapur sirih
- 125 ml air hangat
- 50 ml air daun suji (dari 30 lembar daun suji dan 2 lembar daun pandan)
- daun pisang untuk alas mengukus adonan gegicak
- minyak goreng untuk mengoles daun pisang
Bahan saus gula merah:
- 200 g gula merah sisir
- 100 ml air
- 1/4 sdt garam
- 1 lembar daun pandan, ikat
Bahan taburan
- 1/2 butir kelapa parut
- 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan, ikat
Cara Membuat
- Saus gula merah: Rebus gula merah sisir, air, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga larut dan mendidih. Angkat, saring, sisihkan.
- Taburan: Kukus kelapa parut, garam, dan daun pandan kurang lebih selama 15 menit. Angkat, sisihkan.
- Campur tepung ketan putih, garam, dan air kapur sirih. Aduk rata.
- Tuang air hangat dan air suji sedikit demisedikit sambil diuleni hingga rata dan dapat dipulung.
- Ambil sejumput adonan, bentuk bulat, tekan bagian tengahnya dengan jempol.
- Letakkan di atas daun pisang yang dioles tipis dengan minyak goreng.
- Ulangi langkah no 3 dan 4 hingga adonan habis.
- Panaskan kukusan, kukus dengan api sedang kurang lebih 10 menit hingga matang. Angkat, sisihkan.
- Penyajian: Tata gegicak di atas piring saji, taburi dengan taburan kelapa parut. Siram dengan saus gula merah, sajikan.