Perumusan teks proklamasi dilakukan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo mulai pukul 02.00 hingga 04.00 dini hari dengan disaksikan B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Teks Proklamasi Indonesia kemudian diketik oleh Sayuti Melik dan pada pagi itu pula direncanakan upacara kemerdekaan Indonesia di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur nomor 56.
Pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia dilakukan pada pukul 10 pagi dengan diiringi pengibaran Bendera Merah Putih yang dijahit sendiri oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah momen itu, proklamasi kemerdekaan pun tersebar luas hingga seluruh penjuru tanah air disambut dengan kegembiraan yang luar biasa.
Menuliskan kembali dan membaca sejarah kemerdekaan Indonesia memang merupakan hal yang sangat mudah dan bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Di sisi lain, para pahlawan bangsa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia selama bertahun-tahun melalui usaha keras yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Jadi, mulai saat ini tanamkanlah rasa cinta dan bangga terhadap Tanah Air tercinta bukan hanya dengan ikut upacara dan merayakan Agustusan, namun juga turut menjaga sejarah dan selalu mengingatnya.