Sifat ma’ani artinya sifat yang terdapat dalam Dzat Allah sesuai dengan kesempurnaan-Nya. Sifat- sifat Allah yang masuk dalam kategori sifat ini ada tujuh, yaitu qudrat, iradat, ilmu, hayat, sama, basar, dan kalam.
Menurut buku Aqidah Akhlak karya Taofik Yusmansyah, qudrat artinya kuasa. Adanya alam semesta beserta isinya menjadi bukti kekuasaan Allah. Sementara itu, iradat memiliki arti berkehendak. Kehendak Allah sifatnya bebas, tidak ada yang bisa melarang atau memerintah-Nya, segala yang diciptakan oleh Allah adalah kehendak-Nya.
Sifat hayat yang dimiliki Allah artinya hidup. Allah Maha Hidup dan tidak memerlukan sesuatu untuk bertahan hidup, karena kehidupan Allah tidak ada awal dan tidak ada akhir.
Selanjutnya sifat sama’ yang berarti mendengar. Semua suara bunyi, baik itu yang jelas, samar, bahkan yang tidak terdengar oleh manusia sekalipun dapat Allah dengar.
Sifat basar artinya melihat. Allah dapat melihat segala sesuatu, baik itu yang tampak maupun yang tersembunyi. Semuanya tidak luput dari pandangan dan pengawasan Allah SWT.
Terakhir adalah sifat kalam. Kalam artinya berkata – kata atau berfirman. Sifat ini menunjukkan bahwa Allah berkomunikasi dengan makhluk-Nya , seperti para nabi dan rasul. Allah berkomunikasi dengan bahasa-Nya yang disebut kalamullah.