Shamamun adalah tuli. Ini merupakan sifat mustahil bagi Allah karena Allah Maha Mendengar. Tidak ada yang luput dari pendengarannya.

Tidak mungkin Allah tidak mendengar walau hanya sedikit pun. Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 127:

 

إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُٱلْعَلِيمُ

 “…..innaka Antas Samii’ul Aliim.”

Artinya:

“…..Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,” (QS. Al-Baqarah: 127).