Kalau di Indonesia mungkin Hwayangjeok ini namanya sate ya,, karena di tusuk seperti sate.. hihi
Mohon maaf kalau salah yeee.. selamat mencoba resep asli korea ini
- 10 Porsi
Bahan-Bahan
- 200g daging sapi (bagian pantat)
Bumbu:
- 2 sdm kecap asin
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdt minyak wijen
- 1 sdt biji wijen
- 1/4 sdt lada
- 5 lembar jamur shitake
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt gula pasir
- 1/2 sdt bawang putih cincang halus
- 1/2 sdt biji wijen
- 1 sdt minyak wijen
- 100g akar bellflower yang dikupas
- 1/2 buah ketimun (bumbu: 1 sdt garam)
- 100g wortel (bumbu: 1 sdt garam)
- 4 butir telur (bumbu: 1 sdt garam)
- 1 sdm bubuk biji pinus
- sedikit minyak goreng
- 10 tusukan
Cara Membuat
- Potong daging sapi dengan ukuran tebal 0,7 cm, lebar 1 cm, dan panjang 7 cm.
- Dilap dengan tisu dapur untuk menghilangkan darah, lalu dipukul dengan punggung pisau.
- Dibumbui selama 10 menit dan ditumis di atas api kecil. Dinginkan.
- Lembutkan jamur kering dalam air selama 1 jam.
- Tangkainya dibuang, diperas, diiris dengan ukuran tebal 0,5 cm, lebar 1 cm, dan panjang 6 cm. Dibumbui dan ditumis lalu didinginkan.
- Potong Doraji dan wortel dengan ukuran tebal 0,5 cm, lebar 1 cm, dan panjang 6 cm lalu direbus dengan garam selama 1 menit.
- Bilas Doraji dengan air dingin supaya menghilangkan rasa pahitnya.
- Cuci ketimun dengan garam. Belah dua dan buang bijinya lalu potong dengan ukuran tebal 0,5 cm, lebar 1 cm, dan panjang 6 cm.
- Ditaburi garam selama 30 menit lalu dibilas dan dilap.
- Tumis Doraji, wortel, dan ketimun dengan minyak goreng di atas api besar. Dinginkan.
- Buat telur dadar putih dan kuning dengan ukuran tebal 0,5 cm.
- Potong dengan ukuran lebar 1 cm dan panjang 6 cm.
- Bahan-bahan yang sudah diolah ini ditusuk sesuai dengan warna dan bereskan bagian ujungnya dengan pisau.
- Tempatkan di atas piring dan taburi bubuk biji pinus.