Merupakan salah satu kue tradisional khas nusantara dari aneka kue basah sejenis pancake. Kue ape, serabi atau surabi terkenal di beberapa daerah sebagai jajanan pasar untuk sarapan atau teman nongkrong di sore dan malam hari dengan berbagai varian rasa bahkan aneka topping yang sungguh menggoda selera. Beberapa daerah yang cukup akrab dengan kue serabi, adalah Jakarta, Bandung, Bogor, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri dalam penyajiannya. Salah satu variannya adalah kue serabi hijau pandan.
Bahan-Bahan
- 500 gram tepung terigu
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt baking powder
- 3 butir telur, kocok sebentar
- 1250 ml santan dari 1 butir kelapa
- 50 ml air daun suji+pandan
Kuah/ Saus :
- 200 gram gula merah, sisir
- 1 sdm gula pasir
- 750 ml santan dari 1 butir kelapa
- ½ sdt garam
- 6 cm kayu manis
- 2 butir cengkih
- 4 lembar daun pandan, potong-potong
Cara Membuat
- Campur dan aduk rata tepung terigu, garam dan baking powder.
- Kocok telur dan tambahkan kedalam 400 ml santan, aduk rata.
- Aduk-aduk adonan sehingga adonan licin dan terasa ringan.
- Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
- Tambahkan air, daun suji dan pandan, aduk rata dengan sendok kayu. Lalu diamkan adonan kurang lebih 2 jam.
- Panaskan wajan tanah liat atau wajan kecil yang tebal di atas api sedang, olesi dengan minyak goreng secukupnya.
- Tuang 1 sendok sayur adonan ke dalam wajan, masak hingga adonan berlubang-lubang cukup banyak lalu tutup wajan, terus masak hingga serabi matang.
- Congkel dan keluarkan serabi dari wajan.
- Masak semua bahan kuah/ saus di atas api sedang saja, sambil diaduk-aduk hingga gula larut dan beraroma harum,
- Angkat dan sajikan dengan kue serabi.