Doa dan zikir yang tersaji dalam buku “Doa dan zikir, Manasik Haji dan Umrah” ini telah dilakukan takhrij, yaitu penelusuran hadis hadis Rasulullah SAW yang terkait dengan zikir dan doa-doa dalam ibadah haji dan umrah berdasarkan kitab-kitab hadis yang mu’tabar, yaitu kitab-kitab yang berisi kumpulan hadis yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai hujjah atau hadis hadis yang sah untuk diamalkan.

Kata “zikir” sendiri memiliki makna mengi ngat Allah, termasuk bagian dari amalan ibadah haji dan umrah, yang dianjurkan untuk dibaca setiap jemaah haji secara terus menerus selama berhaji. Zikir memberikan daya dukung (support) dan motivasi yang kuat bagi setiap orang yang mengamalkannya untuk semakin meneguhkan jiwa raga dan mata batinnya ber taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, kapan dan di mana pun berada. Kekuatan zikir tersebut mampu menggetarkan hati dan menciptakan suasana rasa takut kepada Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam QS. al-Hajj [22]: 35,

1a

Artinya: 

(Yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat dan orang yang menafkahkan sebagian rizki yang Kami karuniakan kepada mereka. 

Bentuk zikir yang sangat dianjurkan oleh Nabi SAW bagi jemaah haji adalah membaca Talbiyah sebagai syi’ar haji.

Demikian pula kedudukan doa, yang mak nanya meminta atau memohon kepadaAllah SWT, juga termasuk amalan utama haji. Agar doa yang dipanjatkan itu terkabul, maka perlu didahului dengan memuji Allah SWT, membaca salawat, dan bertaubat,2 serta dibaca pada tempat yang mustajab, seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Masjid Nabawi. 

Bacaan doa yang utama adalah doa ma’tsur, yaitu doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, yang sebagian telah tertulis dalam buku ini. Doa-doa ini tidak harus dihapal. Jemaah yang merasa buku ini masih kurang lengkap atau kesulitan memahami, boleh membaca buku-buku doa lainnya yang mudah dimengerti dan dipahami. Jemaah yang kesulitan membaca huruf arabnya, boleh membaca terjemahnya, bahkan boleh berdoa sesuai keinginan dengan bahasa sendiri. 

Setiap kali hendak berdoa, dianjurkan lebih dulu mengawali dengan membaca:

 

1b

Artinya: 

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah berilah salawat dan salam kepada Nabi Muḥammad dan keluarganya

…………………………………..