Layanan jemaah haji selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dikoordinasikan oleh sebuah organisasi khusus bernama Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah, Mina (Satop Armuzna). Satop Armuzna dibagi menjadi tiga Satuan Tugas (Satgas) sesuai dengan tempat kerjanya, masing-masing Satgas Arafah, Satgas Muzdalifah, dan Satgas Mina; masing-masing Satgas mempunyai pos pelayanan yang terdiri atas pos komando, pos pelayanan, dan pos pembantu pada masing-masing kemah (maktab). Setiap pos memiliki jenis tugas yang sama, yaitu memberikan pelayanan umum, pelayanan kesehatan, dan bimbingan ibadah.
Arafah
Selama di Arafah, seluruh jemaah haji dianjurkan untuk:
- Menjaga ketertiban ketika turun dari bus dan memasuki kemah;
- Meletakkan barang bawaan dengan tertib dan tidak berebut tempat di dalam kemah. Kemah dilengkapi dengan AC, hambal tanpa bantal yang telah disediakan oleh maktab;
- Menjaga ketenangan beribadah selama di Padang Arafah karena semua fasilitas dan kebutuhan jemaah haji telah diurus oleh maktab, mulai dari penempatan jemaah di tenda saat tiba, penyediaan sarana angkutan ke Muzdalifah dan Mina, pengurusan jemaah haji tersesat jalan, sakit, wafat, serta pelayanan bimbingan ibadah;
- Menjaga kondisi kesehatan dengan mengonsumsi jatah makan, yang diterima selama berada di Arafah;
- Mengutamakan ibadah dengan memperbanyak bacaan talbiyah, dzikir dan doa;
- Mengantre dengan sabar saat menggunakan fasilitas kamar mandi/WC yang sangat terba- tas, yang hanya terdiri atas 10 pintu untuk jemaah laki-laki dan 10 pintu untuk jemaah perempuan untuk setiap maktab;
- Menjaga tertutupnya aurat ketika di kemah dan keluar masuk kamar mandi karena jemaah sedang dalam keadaan ihram;
- Mengikuti dengan rajin dan mendengarkan dengan tekun semua ceramah yang disampaikan oleh petugas kloter sebelum waktu wukuf tiba;
- Membaca talbiyah, zikir, istighfar, tahlil dan doa sesaat sebelum waktu wukuf tiba.
- Melaksanakan kegiatan berikut ini ketika waktu wukuf tiba: yaitu
(a) mendengarkan khutbah wukuf;
(b) salat berjamaah Dzuhur & Ashar jama’ taqdim qasar;
(c) do’a wukuf; - Menghubungi petugas Kloter bila menemui masalah mengenai ibadah dan kesehatan;
- Menghubungi dokter kloter dengan segera bila merasa sakit atau melapor ke petugas kloter;
- Menjaga stamina dan kesehatan dengan tetap berada di dalam kemah;
Selama di Arafah, seluruh jemaah haji dilarang:
- Merokok di semua kawasan Arafah apalagi di dalam tenda karena dapat mengganggu jemaah lain, mengurangi kekhusyuan ibadah, dan membahayakan diri dan lingkungan;
- Membuang puntung rokok sembarangan karena dikhawatirkan terjadi kebakaran;
- Memaksakan diri berangkat ke Jabal Rahmah dan/atau memaksakan wukuf di luar kemah.