Kematian mengajarkan banyak hal, agar setiap manusia menyadari bahwa cepat atau lambat, kematian itu pasti datang. Misalnya anjuran untuk ziarah kubur. Melalui kegiatan ini, setiap muslim dapat mengunjungi kuburan ahli kuburnya, atau kaum muslim dengan tujuan dapat melihat, membersihkan kuburan, dan mendoakan ahli kubur.

Manfaat lain dari ziarah kubur juga didapat dari peziarah, antara lain: mengingatkan diri sendiri, bahwa suatu saat dirinya akan dijemput kematian; melembutkan hati, agar tidak sombong dan menolak kebenaran; membiasakan meneteskan air mata, karena hidupnya banyak khilaf dan salah; serta setiap manusia akan mempertanggungjawabkan segala perilakunya di akhirat kelak.

Rasulullah Saw. bersabda:

Artinya:

“Aku pernah melarang kalian ziarah kubur. Sekarang lakukanlah, karena ia bisa melembutkan hati,
meneteskan air mata, mengingatkan tentang akhirat, dan jangan berkata jorok.” (H.R. al-Hakīm)

Saat ziarah kubur pun ada adab atau tata caranya, antara lain saat masuk di pintu gerbang kuburan, dianjurkan berdoa, yaitu:

Artinya:

Selamat sejahtera wahai kaum muslimin dan muslimat (yang ada di kubur), kami insya Allah akan menyusul kamu. Kami memohon kepada Allah Swt. semoga kami dan kamu mendapatkan pembersihan dari dosa dan keselamatan. (H.R. Muslim)